Pengertian Partisipasi Politik

Partisipasi berasal dari bahasa latin yaitu “pars” yang artinya bagian dan “capere” yang artinya mengambil peranan dalam aktivitas atau kegiatan politik negara. Apabila digabungkan berarti “mengambil bagian”. Dalam bahasa inggris, partisipate atau participation berarti mengambil bagian atau peranan. Jadi partisipasi berarti mengambil peranan dalam aktivitas atau kegiatan politik negara (Suharno, 2004:102-103).

Ramlan Surbakti sebagaimana dikutip Cholisin (2012:150) memberikan definisi singkat mengenai partisipasi politik sebagai bentuk keikutsertaan warga negara biasa dalam menentukan segala keputusan yang menyangkut atau mempengaruhi hidupnya.

Keith Faulks (1999:133) memberikan definisi partisipasi politik sebagai keterlibatan secara aktif (the active engagement) dari individu atau kelompok ke dalam proses pemerintahan. Keterlibatan ini mencakup keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan maupun berlaku oposisi terhadap pemerintah.

Herbert McClosky (1972: 252) memberikan definisi partisipasi politik sebagai kegiatan-kegiatan sukarela dari warga masyarakat melalui mana mereka mengambil bagian dalam proses pemilihan penguasa, dan secara langsung atau tidak langsung, dalam proses pembentukan kebijakan umum.

Partisipasi politik adalah kegiatan warga negara yang bertindak sebagai pribadi-pribadi, yang dimaksud untuk mempengaruhi pembuatan keputusan oleh Pemerintah. Partisipasi bisa bersifat individual atau kolektif, terorganisir atau spontan, mantap atau sporadis, secara damai atau dengan kekerasan, legal atau ilegal, efektif atau tidak efektif (Huntington et al., 1994:4).

Miriam Budiarjo (1998:9) mengartikan partisipasi politik sebagai kegiatan seseorang atau sekelompok orang untuk ikut secara aktif dalam kehidupan politik yaitu dengan jalan memilih pimpinan negara dan secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi kebijakan pemerintah (public policy). Kegiatan ini mencakup pemberian suara lewat pemilihan umum, menghadiri rapat umum, menjadi anggota suatu partai atau kelompok kepentingan, mengadakan hubungan (contracting) dengan pejabat pemerintah atau anggota parlemen dan sebagainya.

Surbakti (1992: 180) mendefinisikan partisipasi politik ialah keikutsertaan warga negara biasa (yang tidak mempunyai kewenangan) dalam mempengaruhi proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan politik.

Inu Kencana Syafiie (2003:42) menyatakan bahwa partisipasi politik rakyat dapat didefinisikan sebagai kegiatan warga Negara yang bertujuan untuk mempengaruhi pengambilan keputusan oleh pemerintah.

Interpretasi peneliti :

Berdasarkan interpretasi dan sintesis dari berbagai pandangan para ahli yang telah dikemukakan, partisipasi politik dapat dipahami sebagai keikutsertaan aktif warga negara, baik secara individu maupun kolektif, dalam proses politik guna mempengaruhi pengambilan dan pelaksanaan keputusan yang menyangkut kepentingan publik.

Partisipasi ini dapat mengambil berbagai bentuk, mulai dari yang paling formal seperti memberikan suara dalam pemilu, menjadi anggota partai politik, hingga bentuk yang lebih informal seperti diskusi politik, protes, atau pengaruh melalui media sosial dan kelompok kepentingan.

Jadi dapat dikatakan (disimpulkan) bahwa partisipasi politik mencerminkan keterlibatan aktif warga negara dalam berbagai proses politik, dengan tujuan untuk memengaruhi arah kebijakan publik dan pengambilan keputusan oleh pemerintah, baik melalui saluran formal maupun informal.

Interpretasi peneliti dalam kaitan dengan demokrasi :

Dalam konteks demokrasi, partisipasi politik adalah perwujudan kedaulatan rakyat yangdilakukan melalui keterlibatan aktif warga negara dalam berbagai proses politik, baik secara langsung maupun tidak langsung, guna memengaruhi pengambilan dan pelaksanaan kebijakan publik. Demokrasi tanpa partisipasi rakyat adalah formalisme belaka; partisipasi menjadikan demokrasi hidup, dinamis, dan bertanggung jawab.

Interpretasi peneliti dalam kaitan dengan kesadaran politik :

Sebagaimana definisi partisipasi politik di atas, dapat dikatakan bahwa partisipasi politik sangat erat kaitannya dengan kesadaran politik. Kesadaran politik menjadi fondasi utama yang mendorong warga negara untuk terlibat dalam proses politik. Tanpa adanya kesadaran tentang hak, peran, dan pentingnya kebijakan publik, partisipasi tidak akan tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, dalam sistem demokrasi, peningkatan kesadaran politik masyarakat merupakan langkah strategis untuk memperkuat partisipasi politik yang bermakna, konstruktif, dan bertanggung jawab.

Interpretasi peneliti dalam kaitan dengan komunikasi politik :

Partisipasi politik dan komunikasi politik adalah dua elemen yang tidak dapat dipisahkan dalam sistem politik yang demokratis. Komunikasi politik menjadi sarana utama bagi warga negara untuk menyampaikan aspirasi, memahami isu, memengaruhi keputusan, dan mengontrol kekuasaan. Tanpa komunikasi politik yang efektif, partisipasi akan kehilangan arah, legitimasi, dan daya dorongnya. Oleh karena itu, menciptakan iklim komunikasi politik yang terbuka, inklusif, dan informatif merupakan syarat penting bagi tumbuhnya partisipasi politik yang sehat dan berkelanjutan.

Interpretasi peneliti dalam kaitan dengan pemilu dan perilaku pemilih :

Pemilu merupakan manifestasi utama dari partisipasi politik dalam sistem demokrasi, sementara voting behavior mencerminkan kualitas dan motif partisipasi tersebut.
Tingkat partisipasi pemilih dan cara mereka membuat keputusan dalam memilih menunjukkan sejauh mana demokrasi berfungsi secara efektif. Oleh karena itu, meningkatkan kesadaran politik dan literasi pemilih sangat penting untuk menciptakan partisipasi yang rasional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Daftar Pustaka (APSA) :

Budiardjo, Miriam. 1998. Partisipasi dan Partai Politik. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Cholisin. 2012. Dasar-dasar Ilmu Politik. Jakarta: Ombak.

Huntington, Samuel P. 1994. Partisipasi Politik di Negara Berkembang. Jakarta: Rineka Cipta.

McClosky, Herbert. 1972. Political Participation,”International. Encyclopedia of the Social Sciences. New York: Macmillan Company.

Suharno. 2004. Diklat Kuliah Sosiologi Politik. Yogyakarta: UNY.

Surbakti, Ramlan. 1992. Memahami Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia Widya Sarana.

Syafiie, Inu Kencana. 2003. Kepemimpinan Pemerintahan Indonesia. Bandung: Refika Aditama.

Link Download File dan Daftar Pustaka (input Zotero / Mendeley) :

File PDF RIS Bibtex Endnote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20,690 comments

  1. In the years because it was introduced in 1998, former Republican presidential nominee Bob Dole has served
    as a spokesman for the drug, manufacture of counterfeit pills has
    gone by the roof, and Viagra jokes are now a everlasting feature of the pop.

  2. Hmm is anyone else experiencing problems with the images on this blog loading?
    I’m trying to find out if its a problem on my end or if
    it’s the blog. Any feed-back would be greatly appreciated.

  3. I visit daily a few web sites and sites to read articles, however this weblog provides feature based posts.

  4. It’s an awesome paragraph in support of all the web users; they will obtain advantage from it I am sure.

  5. Asking questions are in fact pleasant thing if you are not understanding anything completely, however this post offers pleasant
    understanding yet.

  6. OMT’s focus on mistake evaluation tᥙrns blunders гight intо
    discovering journeys, helping pupils fаll foг math’s flexible nature ɑnd purpose һigh in examinations.

    Broaden your horizons with OMT’s upcoming brand-new physical space օpening
    in September 2025, offering much moге opportunities fߋr hands-on mathematics exploration.

    Αs mathematics forms tһe bedrock օf abstract thougһt and vital analytical in Singapore’s education system,
    expert math tuition ᧐ffers the personalized guidance essential to turn obstacles іnto accomplishments.

    primary math tuition builds test stamina tһrough timed drills, mimicking tһe PSLE’s tw᧐-paper format and helping trainees manage tіme efficiently.

    Holistic development through math tuition not jսst enhances O Level ratings yet additionally ցrows sеnsible reasoning skills beneficial
    fоr ⅼong-lasting knowing.

    Junior college tuition ɡives accessibility to supplementary resources ⅼike
    worksheets ɑnd video clip explanations, reinforcing A Level curriculum protection.

    OMT’ѕ proprietary educational program boosts MOE standards ԝith an alternative approach tһat supports botһ scholastic skills аnd
    an intereѕt for mathematics.

    Holistic technique іn on the internet tuition оne, supporting not simply skills һowever enthusiasm fօr math and ultimate grade success.

    Math tuition ցrows willpower,assisting Singapore pupils deal
    ᴡith marathon examination sessions wіth sustained emphasis.

    Αlso visit mү website – maths tutor singapore

  7. This post is invaluable. When can I find out more?

  8. A motivating discussion is definitely worth comment.
    I do believe that you ought to write more on this issue,
    it may not be a taboo subject but typically people don’t speak about
    these subjects. To the next! Best wishes!!